Rangkuman Lecture Notes Entrepreneurship

Week 1 : Kreativitas dan Inovasi

Kreativitas dapat didefinisikan sebagai kecenderungan untuk menciptakan atau mengenali ide-ide, alternatif-alternatif, atau kemungkinankemungkinan yang dapat digunakan untuk  menyelesaikan masalah, berkomunikasi dengan orang lain, dan menghibur diri sendiri ataupun orang lain.

Ada berbagai alasan mengapa orang termotivasi untuk menjadi kreatif, antara

lain:

  • Kebutuhan akan kebaruan, variasi, dan stimulasi kompleks
  • Kebutuhan untuk mengkomunikasikan ide-ide dan nilai-nilai
  • Kebutuhan untuk menyelesaikan masalah

Komponen kreativitas

  • Keahlian
  • Kemampuan berpikir kreatif
  • Motivasi

Mind map : baca di LN. Tau lah kayak gimana.

SCAMPER

  • Substitute

Substitute berarti mengganti/menukar bagian atau unsur tertentu dengan sesuatu yang berbeda. Contohnya kacamata yang biasa menggunakan frame berbahan plastik diganti dengan frame berbahan kayu

  • Combine

Contohnya kombinasi antara cappuccino dengan cincau yang menjadi cappuccino cincau

  • Adapt

Adapt berarti mengadaptasikan produk ini pada konteks yang berbeda. Contohnya ada acara-acara yang sebelumnya di televisi namun diadaptasikan menjadi acara di media online seperti Youtube

  • Modify

Modify berarti memodifikasi, memperbesar, atau memperkecil bagian dari produk. Contohnya minuman-minuman yang memperbesar porsi dengan menjual dalam bentuk botol 1-liter selain menjual dalam ukuran gelas. A

  • Put to another use

Contohnya petugas keamanan pada bank yang sekarang ini banyak menjadi penerima tamu.

  • Eliminate

Eliminate berarti menghilangkan bagian tertentu pada produk. Contohnya telepon genggam menghilangkan kabel yang sebelumnya ada di telepon rumah. 

  • Reverse

Reverse berarti apa yang bisa dibalik atau diatur ulang dari produk. Contohnya restoran cepat saji yang mengubah proses pembayaran. Apabila restoran biasanya makan dulu baru membayar, maka pada restoran cepat saji, makanan dibayar dulu ketika memesan.

Week 2 : Understanding your customers

Design thinking adalah desain metodologi yang memiliki pendekatan berbasis solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Konsep dari design thinking menyelesaikan permasalahan yang rumit dengan berusaha mengerti kebutuhan Manusia, dengan memikirkan masalah yang berfokus pada manusia, menciptakan

banyak ide pada sesi brainstorming, dan mengadopsi pendekatan langsung dengan membuat prototype dan mengujinya.

Design thinking bisa digunakan oleh organisasi atau tim kita untuk melakukan hal-hal berikut:

  • Lebih mengerti mengenai kebutuhan yang belum terpenuhi dari orang yang berhubungan dengan kita, seperti pelanggan, klien, murid, dsb.
  • Mengurangi risiko yang terkait dengan penerapan ide, produk, ataupun jasa
  • Menciptakan solusi yang revolusioner, bukan hanya inkremental
  • Belajar dan melakukan iterasi dengan lebih cepat

Tahapan design thinking

  1. Empathize
  2. Define
  3. Ideate
  4. Prototype
  5. Test

Peta empati (ada di forum)

Market research

Riset primer

  • Kuesioner
  • Focus Group Discussion
  • In-Depth interviews

Week 3: Value Proposition Canvas

Value Proposition Canvas merupakan satu tool yang banyak dipergunakan untuk menganalisis apa yang menjadi kebutuhan pelanggan dan bagaimana membuat peta nilai untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut.

Tantangan dan peluang pada bisnis baru

Tantangan:

  1. Menciptakan bukti bahwa ide kita dapat bekerja dengan budget terbatas
  2. Pengaturan keterlibatan investor jika kita ingin mengembangkan ide bisnis
  3. Risiko kehabisan uang sebelum menemukan value proposition dan model bisnis yang tepat

Peluang

  • Menggunakan kegesitan dan kecepatan pengambilan keputusan (karena masih kecil) sebagai keunggulan
  • Meningkatkan motivasi kepemilikan sebagai faktor kesuksesan

Tantangan dan peluang pada bisnis yang sudah berjalan

Tantangan:

  1. Menciptakan sesuatu dari model bisnis dan nilai yang ditawarkan yang sudah ada
  2. Meningkatkan asset yang sudah ada
  3. Membuat portofolio berdasarkan model bisnis dan nilai yang ditawarkan

Peluang:

  • Mendapat kepercayaan dari manajemen tingkat atas
  • Mendapat akses dari sumber daya yang sudah ada
  • Mengatur kanibalisasi
  • Mengatasi penghindaran risiko
  • Mengatasi proses yang kaku dan lambat
  • Menciptakan kemenangan besar

Customer segments

Segmentasi pelanggan adalah kumpulan orang-orang atau organisasi yang berbeda yang ingin digapai dan dilayani oleh perusahaan

Tipe tipenya:

  • Mass market (tidak membedakan pelanggan)
  • Niche market
  • Segmented ( masalah sedikit berbeda )
  • Diversified ( masalah sangat berbeda
  • Multisided (saling berhubungan, antara kartu kredit dan merchant)

Dalam VPC ada profil pelanggan (jobs, pains, gains)

Tipe – tipe nilai yang ditawarkan

  • Keterbaruan
  • Kinerja
  • Kustomisasi
  • Menyelesaikan pekerjaan
  • Design
  • Merk/status
  • Harga
  • Pengurangan biaya
  • Pengurangan risiko
  • Aksesibilitas
  • Kenyamanan/kemudahan dalam menggunakan

Ada juga Value map

  • Products and services
  • Gain creators (value dibuat darimana)
  • Pain relievers (customer pains’ relievers)

Week 4 : Creating Your Business Model

Model bisnis menjelaskan bagaimana satu organisasi menciptakan, menyampaikan, dan menangkap nilai.

Selain adanya produk/jasa yang baik, calon pelanggan juga harus tahu tentang produk/jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.

Satu aspek lagi yang sering membuat bisnis tidak berjalan adalah ketidakmampuan untuk menangkap nilai

Tujuan BMC

  • Pengaturan strategi
  • Dashboard
  • Mengerti persaingan
  • Portfolio dari model bisnis (biar ngerti apa yang menghasilkan uang di masa depan)
  • Inovasi
  • Template ide baru
  • Mengerti pelanggan
  • Meluruskan pemikiran
  • Difusi strategi dan co-creation
  • Bahasa bersama (tool kolaborasi)
  • Meluruskan sisi revenue dan cost
  • Investaasi
  • Merger dan akuisisi
  • Strategi exit

9 Bagian Business Model Canvas

  1. Customer Segments
  2. Value Propositions
  3. Channels
  4. Customer Relationship
  5. Revenue Streams
  6. Key Resources
  7. Key Partnership
  8. Cost Structure

Business model patterns adalah model bisnis dengan karakteristik, pengaturan building block, atau perilaku yang mirip

Jenis – jenis Business Model Patterns

  1. Unbundling

(memecah bisnis menjadi beberapa bisnis yang memiliki dasar berbeda, yaitu bisnis hubungan pelanggan, inovasi produk, dan infrastruktur.)

  1. The Long Tail

Pada konsep long tail, fokusnya adalah menjual banyak jenis produk bersifat niche yang dimana setiap produknya relatif jarang terjual.

  1. Multi-sided platforms

Konsep multi-sided platforms menggunakan dua atau lebih kelompok pelanggan yang berbeda namun saling berhubungan.

  1. FREE as a business model (Freemium kali ya?)

Konsep gratis adalah ketika setidaknya ada satu segmen pelanggan yang bisa terus mendapatkan benefit secara gratis.

  1. Open Business Model

Model bisnis terbuka digunakan oleh perusahaan untuk menciptakan dan menangkap nilai dengan bekerjasama dengan partner luar secara sistematik.

Week 5 Marketing

Pengertian Pemasaran

Pemasaran adalah proses perencanaan dan eksekusi konsep, pricing, promosi, dan distribusi dari ide, produk atau jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individual dan organisasi.

Branding vs marketing

  • Branding adalah siapa diri kita, dan marketing adalah bagaimana membuat orang tahu siapa diri kita
  • Branding adalah strategi kita, sedangkan marketing mencakup goal taktis
  • Marketing akan dipersiapkan secara langsung dan khusus untuk target audience kita untuk mendukung nilai inti dari brand kita
  • Metode marketing akan berubah, namun branding akan tetap sama

7P Marketing Mix

  • Product :
  • Place :
  • Price :
  • Promotion :
  • People :  target market dan karyawan
  • Process : sistem dan proses yang mempengaruhi pelaksanaan layanan
  • Physical Environment : Bukti fisik menunjukkan bukti nyata dari penyampaian layanan

4C Marketing Mix

  • Customer Value
  • Cost
  • Convenience
  • Communication

Bedanya kalau 4/7P itu di produk dan di perusahaan, cara njual. Kalau 4C di customer.

Channels: bagaiamana perusahaan berkomunikasi dan mencapai pelanggan untuk mencapaikan nilai

Tahapan channels:

  • Awareness
  • Evaluation
  • Purchase
  • Delivery
  • After Sales

Customer Relationships

  • Personal Assistant (customer rep waktu di email)
  • Dedicated PA (kayak Asetku ada RM)
  • Self-service
  • Automated service
  • Komunitas : Jadi tidak perlu dedicated CS Agent, saling membantu usernya
  • Co-creation : Content creator di youtube, ig

Generasi – generasi

  • The lost generation (1883-1890
    The greatest generation (1890-1924)
  • Silent generation (1925-1945)
  • Baby booomers (1946-1964)
  • Gen X / Baby Bust (1965-1979)
  • Gen Y / Millenials (1980-1994)
  • Gen Z (1995-2012)
  • Gen Alpha (2013-2025)

(LANJUT HALAMAN 2, WEEK 6)

1 komentar untuk “Rangkuman Lecture Notes Entrepreneurship”

Tinggalkan Balasan